Chandra Daniel
Berdiri gagah menusuk langit
Berselimut awan gumpalan
lukisan indah di balik luka
Merapi...
Bertabah pada pijakan
terinjak kesombongan insan
Angkuh...
Mentari belum jatuh pada gelap
Senja merah menanti peraduan
Kau ledakkan amarahmu
Turunkan prajurit -prajurit putih
menebas nyawa
hijau dedaunan jadi abu
rumah kokoh, rubuh
Tergeletak jenazah kaku
mematung abu
merenggang nyawa
menghadap Sang Khalik
Merapi Meletus
Pkl. 00.40, 27 Oktober 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar